PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM IDENTIFIKASI SMELLSCAPE DI DESA WISATA PENTINGSARI

Amandus Jong Tallo

Abstract


Pengembangan desa wisata berbasis potensi spasial dapat menjadi salah satu daya tarik pariwisata berkelanjutan. Desa wisata Pentingsari sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia memiliki ragam aktivitas yang dapat menghasilkan bau guna meningkatkan identitas kawasan. Bau yang dihasilkan bersifat alami maupun buatan manusia, ditangkap oleh sensori penciuman wisatawan, kemudian akan menjadi dasar keputusan wisatawan untuk tinggal maupun kembali lagi pada masa mendatang.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pola sebaran bau di desa Wisata Pentingsari, serta keterkaitan dengan penggunaan lahan eksisting sebagai salah satu potensi dalam mengembangkan desa wisata.
Penelitian ini menggunakan Nearest Neabour Analysis dengan mengidentifikasi segala sumber bau yang di survai sejak pagi hingga malam hari dengan sistim grid pada 65 titik lokasi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 4 macam bau yang ada di desa pentingsari yaitu: tanah, pohon, kotoran hewan dan sawah. 60 % wilayah didominasi oleh pertanian sehingga Aroma pohon dan tanah kotoran merata di wilayah utara hingga selatan desa. Bau kotoran hewan berbada hanya pada di utara dan selatan desa, sedangkan bau sawah hanya di wilayah selatan desa , meningat luasan sawah hanya terdapat pada satu titik di wilayah selatan

References


Agapito, D., Pinto, P., & Mendes, J. (2017). Tourists’ memories, sensory impressions and loyalty: In loco and post-visit study in Southwest Portugal. Tourism Management, 58, 108–118. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.10.015

Agung, Rudi Budi, P. R. P. (2019). Prototipe Sistem Informasi Pemetaan Objek Pariwisata Menggunakan Framework Code Igniter Di Propinsi Jakarta. Jurnal GERBANG, 9(1 Februari), 55–60. Retrieved from http://jurnal.stmik.banisaleh.ac.id/index.php/JIST/article/view/67

Anam, K., & Hartono, O. D. (2019). Aplikasi Pemandu Pencarian Wisata Terdekat Berbasis GIS Android Dengan Algoritma Dijkstra. Jurnal Sains Komputer & Informatika (J-SAKTI), 3, 91–99. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30645/j-sakti.v3i1.99

Budiarti, Rike Limia, W. A. (2019). Pemanfaatan Google Maps API dalam Pemetaan dan Pemberdayaan Pariwisata Desa Di Indonesia Berbasis Web-Mobile. Indonesian Journal of Computer Scienc, 8(1), 55–65. Retrieved from http://ijcs.stmikindonesia.ac.id/index.php/ijcs/article/view/163

Eko Hari Parmadi, Anastasia Rita Widiarti, P. S. A. (2017). Pengelolaan Homestay Desa Wisata Pentingsari Berbasis Web. In H. F. Prof. Agus HArtoko, Subriyer Nasir, Refdinal Nazir (Ed.), Prosiding Seminar Nasional 2017, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat; “Inovasi Riset dan Teknologi Terapan Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” (pp. 386–3990). Pangkal Pnang: Universitas Bangka Belitung.

Fauzy, A., & Putra, A. S. (2015). Pemetaan Lokasi Potensi Desa Wisata di Kabupaten Sleman Tahun 2015. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 4(2), 124–129.

Gorman, R. (2017). Smelling therapeutic landscapes: Embodied encounters within spaces of care farming. Health & Place, 47, 22–28. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.healthplace.2017.06.005

Lestari, G., & Armawi, A. (2016). Partisipasi Pemuda Dalam Mengembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat Untuk Meningkatkan Ketahanan Sosial Budaya Wilayah ( Studi di Desa Wisata Pentingsari , Umbulharjo , Cangkringan , Sleman ,. Jurnal Ketahanan Nasional, 22(2 Agustus), 137–157. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jkn.17302

Low, K. E. Y. (2015). The Sensuous City: Sensory Methodologies In Urban Ethnographic Research. Ethnography, 16(3), 295–312. https://doi.org/10.1177/1466138114552938

Mahadewi, N. M. E. (2018). Homestay Mozaik Pariwisata Berbasis Kerakyatan. In EDUTOURISM, TEKNOLOGI DAN HIBURAN DALAM PENGEMBANGAN HOMESTAY YANG BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DAN BERKELANJUTAN (pp. 53–57). Bali: Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali.

Meilan, Y. C. P. (2016). Identifikasi Aspek Sumber Daya Manusia Pariwisata Subsektor Perhotelan di Tangerang Berdasarkan Persepsi Wisatawan Generasi Milenial. In Conference on Management and Behavioral Studies (pp. 112–126). Jakarta: Universitas Tarumanegara.

Ni Ketut Pradani Gayatri S, Githa, Dwi Putra, I. P. A. (2018). Sistem Informasi Geografis Rekomendasi Objek Wisata Bali Menggunakan Metode TOPSIS. Jurnal MERPATI, 6(2 Agustus), 96–107. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/merpati/article/view/45441

Quercia, D., Schifanella, R., Aiello, L. M., & McLean, K. (2015). Smelly Maps: The Digital Life of Urban Smellscapes. Association for the Advancement of Artificial Intelligence (Www.Aaai.Org), 1–18. Retrieved from https://www.aaai.org/ocs/index.php/ICWSM/ICWSM15/paper/view/10572/10516

Rina Firliana, Patmi Kasih, A. S. (2019). Pemanfaatan GIS Untuk Sistem Informasi Pariwisata. Nusantara of Enginering, 3(3), 1–12. Retrieved from http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/245/170

Santoso, Sugeng, Ilamsyah, Ilamsyah, Abilaji, R. (2019). Padu Lokasi Wisata Kota Tangerang dengan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web. Jurnal SIMIKA, 2(1), 1–11. Retrieved from http://ejournal.lppm-unbaja.ac.id/index.php/jsii/article/view/335

Sri Rahayu Budiani, Windarti Wahdaningrum, Dellamanda Yosky, Eline Kensari, Hendra S Pratama, Henny Mulandari, Heru Taufiq Nur Iskandar, Mica Alphabettika, Novela Maharani, Rizka Fitria Febriani, Y. K. (2018). Deteksi Luasan Mangrove Teluk Youtefa Kota Jayapura Menggunakan Citra Analisis Perubahan Potensi dan Strategi Pengembangann Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas Landsat Multitemporal. Majalah Geografi Indonesia, 32(2), 170–176. https://doi.org/10.22146/mgi.

Sucipto, A. (2019). Strategi Kelembagaan Dalam Kompetisi Pariwisata : Pembelajaran Dari Desa Pentingsari Institutional Strategies In Tourism Competition : A Lesson From Pentingsari Village. Jurnal Ilmu Sosial MAHAKAM, 8(1), 1–14.

Sugiharto, F. D., & Tumiar, S. (2019). The Spatial Distributionof Tourist Sites in Samosir, North Sumatera. Journal of Disaster, Geography and Geography Education, 3(1 June), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/sjdgge.v3i1.188

Vannini, P., Waskul, D., Gottschalk, S., & Ellis-Newstead, T. (2012). Making Sense of the Weather: Dwelling and Weathering on Canada’s Rain Coast. Space and Culture, 15(4), 361–380. https://doi.org/10.1177/1206331211412269

Vitasurya, V. R., Hardiman, G., & Sari, S. R. (2012). Geographical Conditions And Cultural Tradition As Determinants In Sustaining Tourism Village Program Case Study Tourism Villages In Yogyakarta. International Journal on: The Academic Research Community Publication, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.21625/archive.v2i2.240

Vitasurya, V. R., Pudianti, A., Purwaningsih, A., & Herawati, A. (2014). Model alternatif pengelolaan limbah sampah sebagai dampak aktivitas wisata di desa wisata Pentingsari , Yogyakarta. Yogyakarta.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/jsig.v2i2.283

Article metrics

Abstract views : 36 | views : 21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Sains Informasi Geografi



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional. ISSN (online): 2614-1671

 

Indexing Site :

 

Web
Analytics JSIG StatCounter