Penguatan Kapasitas Puskesmas Sebagai Organisasi Publik (Kajian dalam Perspektif Teori Organisasi)

Yusuf Gabriel Maniagasi

Abstract


Many of our society at villages in Papua Province are not getting maximum health services by puskesmas for various reasons. Unfortunatly, the condition of the puskemas—which can be interpreted as the face and image of the government—does not indicated the expected the attraction to visit. People prefer to visit local public hospital or to practice doctors in the afternoon. This situation affirms the poor image of puskesmas. What is wrong in Puskesmas?. This question should be disclosed to fined what is really with our healh centers? The aims of this study was to find the root of the problems of lack of capacity of puskesmas as public organization in doing health service to society. This study uses literature study methods supported by data and documentation. The results of the study shows that to solve the problems related to puskesmas as the basis of public healt service hence there are two aspects that must be done that are 1). Structuring Organizational Structure and 2). Changing Organizational Culture. As the conlucion of this study is to bring well and qualified health service to the community can be started by optimizing task and function of puskesmas as public organization followed by commitment, good leadership, change of perspective, regulation arrangement and strong will to improve the performance of puskesmas.

Banyak masyarakat kita, di pedesaan (baca : kampung-kampung) di Provinsi Papua kurang mendapatkan pelayanan maksimal oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) karena beragam alasan. Sayangnya, keadaan Puskesmas—yang dapat dimaknai sebagai wajah dan citra pemerintah—tidak menunjukkan keadaan yang diharapkan, bahkan nyaris kehilangan daya tarik untuk dikunjungi. Masyarakat lebih memilih berkunjung ke rumah sakit umum daerah (RSUD) atau ke dokter praktek pada sore hari. Keadaan ini memberi penegasan pada buruknya citra Puskesmas. Ada apa di Puskesmas? Pertanyaan ini patut diungkapkan untuk ditemukan ada apa sebenarnya dengan Puskesmas-Puskesmas kita. Tujuan penelitian untuk menemukan akar masalah lemahnya kapasitas puskesmas sebagai organisasi publik dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kajian ini menggunakan metode studi literatur yang didukung dengan data-data dan dokument. Hasil kajian menunjukkan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan Puskesmas sebagai basis pelayanan kesehatan masyarakat maka ada dua aspek yang harus dilakukan yakni 1). Penataan Struktur Organisasi Puskesmas dan 2). Melakukan Perubahan Budaya Organisasi. Sebagai simpulan kajian ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu prima kepada masyarakat dapat dimulai dengan optimalisasi tugas dan fungsi Puskesmas sebagai organisasi publik yang diikuti dengan komitmen, kepemimpinan, perubahan cara pandang, pengaturan regulasi, dan kemauan yang kuat untuk memperbaiki kinerja puskesmas

Keywords


Puskesmas; Public Organizational; Public Service; Puskesmas; Organisasi Publik; Pelayanan Publik

Full Text:

PDF

References


Greenberg Jerald and Roberth A Baron. (2003). Behavior in Organization. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Kusdi. (2009) Teori Organisasi dan Administrasi. Jakarta : Salemba Humanika

Miftha Thoha. (2012). Perilaku Organisasi, Konsep Dasar dan Aplikasinya Jakarta : Radja Grafindo Persada

Provinsi Papua dalam Angka. (2012). Badan Pusat Statistik : Provinsi Papua.

Robbins Stephen. (1998) Teori Organisasi : Struktur Desain dan Aplikasi, Edisi III Jakarta : Arcan

---------------------, dan Timothy A Judge, (2008). Perilaku Organisasi (Organization Behavior) Buku 2 Edisi 12. Jakarta : Person Education dan Salemba Empat

Maniagasi YG. (2014). Perilaku Birokrasi Pelayanan Publik, Studi Kasus Pelayanan Kesehatan pada RSUD Yowari Kabupaten Jayapura (Tesis Magister) Universitas Hasanuddin, Makassar.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/pjia.7.1.70-79.2018

Article metrics

Abstract views : 282 | views : 749

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Yusuf Gabriel Maniagasi



Web
Analytics View Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Stats
 
Creative Commons License

Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.