Efektivitas Program Penanggulangan Anak Jalanan Berbasis Community Development di Kota Serang (Studi Pada Program Rumah Singgah)

Budi Hasanah, Liza Diniarizky Putri

Abstract


One aspect that often escapes the government's priority agenda is to realize the constitutional mandate to deviate policies that involve the role of parents, families, communities, countries, governments, and local governments to develop obligations, namely to protect (to protect), fulfill (to fulfill) and respect the rights of children, especially children, which fall into the category of social problems such as street children in Serang City. This research article aims to determine the effectiveness of community development-based street children prevention programs in the city of Serang in the study of the Shelter House Program. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. To find out the phenomenon of research regarding the effectiveness of street children prevention programs based on community development in the city of Serang today by using Duncan's theory which consists of 3 (three) indicators, namely achievement of goals, integration, and adaptation. The results showed that the prevention of street children based on community development on the shelter program was not effective

Salah satu aspek yang sering kali luput dari agenda prioritas pemerintah adalah merealisasikan amanat konstitusi sampai pada kebijakan devirat yang menyangkut peranan orang tua, keluarga, masyarakat, negara, pemerintah, dan pemerintah daerah untuk mengembankan kewajiban, yaitu melindungi (to protect), memenuhi (to fulfill) dan menghormati (to respect) hak-hak anak terutama anak yang termasuk ke dalam kategori masalah sosial seperti anak jalanan di Kota Serang. artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program penanggulangan anak jalanan berbasis community development di Kota Serang studi pada Program Rumah Singgah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Untuk mengetahui fenomena penelitian mengenai efektivitas program penanggulangan anak jalanan berbasis community development di Kota Serang saat ini dengan menggunakan teori Duncan yang di dalamnya terdiri dari 3 (tiga) indikator, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan penanggulangan anak jalanan berbasis community development pada pada Program rumah singgah tidak berjalan efektif.

Keywords


Program; Effectiveness; Street Children, Community; Development; Program; Efektivitas; Anak Jalanan; Komunitas; Pembangunan

Full Text:

PDF

References


Anandar, R., Wibhawa, B., & Wibowo, H. (2005). Dukungan Sosial Terhadap Anak Jalanan di Rumah Singgah. Share Social Work, 5(1), 81–88.

Festa Yumpi. (2013). Rekonstruksi Model Penanganan Anak Jalanan Melalui Pendampingan Psikologis, Suatu Inetvensi Berbasis Komunitas. Jurnal Penelitian Psikologi, 04(Psikologis), 142–153.

Kemensos. Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor : 15 A/ HUK / 2010 Tentang Panduan Umum Program Kesejahteraan Sosial Anak (2010). Retrieved from http://www.bphn.go.id/data/documents/14pmsos008.pdf

Masykur. (2018). Lembaga Perlindungan Anak Banten Segera Temui Dion. Media Cetak (Koran) Radar Banten Tanggal 17 Mei.

Peraturan Walikota Serang Nomor 41 Tahun 2017 Tentang Peraturan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan penanggulangan Penyakit Masyarakat, n.d.)

Purwoko, T., Kunci, K., Jalanan, A., & Faktor - Faktor Penyebab Keberadaan Anak Jalanan Di Kota Balikpapan, A. (2013). Analisis Faktor - Faktor Penyebab Keberadaan Anak Jalanan Di Kota Balikpapan. Sosiologi, 1(4), 13–25.

Ronawaty Anasiru. (2011). Implementasi Model - model Kebijakan Penanggulangan Anak Jalanan di Kota Makassar. Sosiokonsepsia, 16(02), 175–186.

Ramadhani, S. (2016). Peran Dinas Sosial dalam Penanggulangan Anak Jalanan di Kota Banjarmasin. Pendidikan Kewarganegaraan, 6(11), 947–954. https://doi.org/10.1561/2200000016

Soetomo. (2008). Strategi-strategi Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Sururi, A. (2016). Inovasi Kebijakan Publik, Tinjauan Konseptual dan Empiris. Sawala Jurnal Administrasi Negara, 4(3), 1–14.

UU No 35. (2014). UU No 35/2014 tentang Perubahan atas Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, 1–40.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/pjia.7.2.81-93.2018

Article metrics

Abstract views : 39 | views : 17

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics View My Stats
 
Creative Commons License

Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.