RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) TERHADAP PERLAKUAN PERBEDAAN NAUNGAN

Dewa Oka Suparwata

Abstract


This research aimed to study the respond of the growth and production of green beans toward shade treatment. The research location is in Pentadio Timur, Telaga Biru Gorontalo, which was done for 3 months from Desember 2016 to Februari 2017. The research design is RAK or group randomized design, with four level of treatment, which is, P0 = without shade, P1 = 1 layer of paranet thickness treatment, P2 = 2 layer of paranet thickness treatment, P3 = 3 layer of paranet thickness treatment. These four treatments was repeated 3 times that obtains 12 trial plots. The data were analyzed through Anova with SAS data processing. The result of variant investigation analysis on BNT (P<0.05) showed that different treatment of shade is significant to the parameters of number of leaves on the 8th week, number of branch on the 6th and 8th week. Meanwhile parameters of plant height, number of pods, and number of seeds per pods are not significantly different.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji respon pertumbuhan dan produksi kacang hijau terhadap perlakuan naungan. Lokasi penelitian di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Gorontalo, dilakukan selama 3 Bulan dari Desember 2016 sampai Februari 2017. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan, yaitu: (P0= tanpa pemberian naungan (kontrol), P1= perlakuan ketebalan paranet 1 lapis, P2= perlakuan ketebalan paranet 2 lapis, dan P3= perlakuan ketebalan paranet 3 lapis). Terdapat 4 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 12 petak percobaan. Analisis data dilakukan dengan Analisis of Varian (Anova), menggunakan pengolah data SAS (Struktur Analisis Sintetik). Hasil analisis sidik ragam pada BNT (P<0.05), menunjukkan bahwa perlakuan naungan berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun minggu ke 8, jumlah cabang minggu ke 6 dan 8. Sedangkan parameter tinggi tanaman, jumlah polong dan jumlah biji per polong tidak berbeda nyata.

Keywords


Growth, Production, Green Beans, Shades ; Pertumbuhan, Produksi, Kacang Hijau, Naungan

References


Afandi, M., Mawarni, L., dan Syukri. (2013). Respon Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kedelai (Glycine max L.) terhadap Tingkat Naungan. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(2): 214-226.

Atman. (2007). Teknologi Budidaya Kacang Hijau (Vigna radiata L.) di Lahan Sawah. Jurnal Ilmiah Tambua, 6(1): 89-95.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo. (2010). Provinsi Gorontalo dalam Angka: Gorontalo.

.(2015). Provinsi Gorontalo dalam Angka: Gorontalo.

.(2017). Provinsi Gorontalo dalam Angka: Gorontalo.

Budiastuti, M.S. (2000). Penggunaan Triokontanol dan Jarak Tanam pada Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.). Agrosains, 2(2): 59-63.

Buntuang, S., Zakaria, F., dan Pembengo, W. (2014). Pengaruh Waktu Naungan Plastic Transparan dan Jumlah Tanaman Perlubang Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiate L.). Jurnal Agroteknotropika, 3(3): 153-161.

Chairudin, Efendi, dan Sabaruddin. (2015). Dampak Naungan terhadap Perubahan Karakter Agronomi dan Morfo-Fisiologi Daun pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill). J. Floratek, 10: 26 – 35.

Daeli, N.D.S., Putri, L.A.P., dan Nuriadi, I. (2013). Pengaruh Radiasi Simar Gamma terhadap Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Kondisi Salin. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(2): 227-237.

Deselina. (2014). Karakteristik Fisiologis dan Kualitas Semai Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) terhadap Pemberian Naungan dan Komposisi Media Semai. Jurnal Agriculture, 9(3): 1015-1023.

Haryanti, S., dan Budihastuti, R. (2015). Morfoanatomi, Berat Basah Kotiledon dan Ketebalan Daun Kecambah Kacang Hijau (Phaseolus vulgaris L.) pada Naungan yang Berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 23(1): 47-56.

Iqbal, M., Mawarni, L., dan Charloq. (2013). Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Berbagai Tingkat Penaungan Tahap Kedua. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(3): 896-907.

Nasution, A.S. (2015). Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Agrium, 19(2): 89-95.

Polnaya, F., dan Patty, J.E. (2012). Kajian Pertumbuhan dan Produksi Jagung Lokal dan Kacang Hijau dalam sistem Tumpang sari. Agrologia, 1(1): 42-50.

Reskynawati, K. (2014). Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiate L.) pada Berbagai Tingkat Naungan. [Skripsi]. Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hassanudin. Makassar.

Sopandie, D., dan Trikoesoemaningtyas. (2011). Pengembangan Tanaman Sela di Bawah Tegakan Tanaman Tahunan. Iptek Tanaman Pangan, 6(2): 168-182.

Sucipto. (2009). Dampak Pengaturan Baris Tanaman Jagung (Zea mays L.) dan Populasi Kacang Hijau (Phaseolus radiates L.) dalam Tumpangsari terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau, Jagung. Jurnal Agrovigor, 2(2): 67-78.

Sumarji. (2013). Laporan Kegiatan Penyuluhan Teknik Budidaya Kacang Hijau (Vigna radiata (L) Wilczek). Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kediri.

Sundari, T., Soemartono, Tohari, dan Mangoendidjojo, W. (2005). Keragaan Hasil dan Toleransi Genotipe Kacang Hijau terhadap Penaungan. Jurnal Ilmu Pertanian, 12(1): 12-19.

Susanto, G.W.A., dan Sundari, T. (2011). Perubahan Karakter Agronomi Aksesi Plasma Nutfah Kedelai di Lingkungan Ternaungi. Jurnal Agron. Indonesia, 39(1): 1-6.

Syaiful, S.A, Yassi, A., dan Rezkiani, N. 2011). Respon Tumpangsari Tanaman Jagung Manis dan Kacang Hijau terhadap Sistem Olah Tanah dan Pemberian Pupuk Organik. J. Agronomika, 1(1): 13-18.

Taufiq, A., dan Sundai, T. (2012). Respons Tanaman Kedelai terhadap Lingkungan Tumbuh. Buletin Palawija, 23: 13-26.

Trustinah, B.S., Radjit, N., Prasetiaswati, dan Harnowo, D. (2014). Adopsi Varietas Unggul Kacang Hijau di Sentra Produksi. Iptek Tanaman Pangan, 9(1): 24-38.

Yugi, R.A., dan Harjoso, T. (2012). Karakter Hasil Biji Kacang Hijau pada Kondisi.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/akademika.v7i1.93

Article metrics

Abstract views : 548 | views : 198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Akademika : Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi



© All rights reserved 2018. Akademika : Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi