Analisis Kompilasi Hukum Islam Terhadap Praktik Kawin Turun di Desa Olibu Kec. Paguyaman Pantai Kab. Boalemo

 Afriani Firdaus, Muh. Amin Dali, Warsito Kasim

Abstract


This study aimed to analyze the practice of kawin turun in Olibu Village, Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency, and to examine its legal implications under the Compilation of Islamic Law (KHI). Kawin turun referred to a customary form of marriage conducted without official registration at the Office of Religious Affairs (KUA) and was not followed by a complete, enduring household life. The practice emerged as a response to out-of-wedlock pregnancy to preserve family honor and satisfy social expectations. The study employed a qualitative approach with a descriptive-analytical method. The findings indicated that kawin turun did not fully satisfy the pillars and conditions for a valid marriage under Islamic law or the state’s positive law. Consequently, the marriage was not legally recognized, legal protection for women and children was weakened, and civil rights—such as maintenance (nafkah), inheritance, and the child’s legal status—became vulnerable. Therefore, more intensive legal education and religious guidance consistent with sharia principles were needed so that the community understood the importance of marriage registration and the cultivation of marriages characterized by sakinah, mawaddah, and rahmah.

Keywords: kawin turun; Compilation of Islamic Law; customary law; marriage; Gorontalo.


Full Text:

PDF

References


Sumber Primer (Peraturan Perundang-undangan)

Indonesia. 1974. *Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan* (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3019).

Indonesia. 1991. Kompilasi Hukum Islam.

Indonesia. 1975. *Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan*.

Indonesia. 2019. *Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan*.

Mahkamah Konstitusi. 2010. *Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 perihal Pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan*, 17 Februari 2010.

Buku

Asman, A., et al. 2023. Pengantar Hukum Perkawinan Islam Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Cahyani, T. D. 2020. Hukum Perkawinan, Jilid 1. UMMPress.

Artikel Jurnal

Ahmad, M. J., dan A. Afif. 2024. "Implementasi Pasal 115 Kompilasi Hukum Islam Perceraian Hanya Dapat Dilakukan Di Depan Sidang Pengadilan Agama (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Kabupaten Madiun)". Millatuna: Jurnal Studi Islam 1, no. 03: 165-187.

Asriani, A., dan A. W. Haddade. 2021. "Kedudukan Taklik Talak Dalam Pernikahan Perspektif Mazhab Zahiri Dan Kompilasi Hukum Islam". Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab.

Aswat, H., dan A. Rahman. 2021. "Kewajiban Suami Memberi Nafkah Dalam Kompilasi Hukum Islam". Jurnal al-iqtishod 5, no. 1: 16-27.

Bafadhal, F. 2014. "Itsbat nikah dan implikasinya terhadap status perkawinan menurut peraturan perundang-undangan indonesia". Jurnal Ilmu Hukum Jambi 5, no. 1.

Gunawan, E. 2016. "Eksistensi Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia". Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah 8, no. 1.

Nurwandri, A., dan N. F. Syam. 2021. "Analisis Pernikahan Wanita Hamil Diluar Nikah Menurut Mazhab Syafi'i Dan Kompilasi Hukum Islam". Jurnal Penelitian Medan Agama 12, no. 1: 1-12.

Nurry, T. K., E. R. Nasution, dan I. Pratiwi. 2020. "Kedudukan anak yang lahir di luar pernikahan di tinjau dari Kompilasi Hukum Islam". De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 2: 208-215.

Rodliyah, N. 2013. "Pencatatan pernikahan dan akta nikah sebagai legalitas pernikahan menurut kompilasi hukum islam". Pranata Hukum 8, no. 1.

Sayiu, H. H., dan A. Faisal. 2020. "Praktik kawin turun pada masyarakat di kabupaten gorontalo (studi analisis menurut hukum islam dan hukum positif)". AS-SYAMS 1, no. 2: 21-40.

Tesis/Disertasi

Didit, M. 2022. Praktik kawin turun pada masyarakat kecamatan Moutong kabupaten Parigi Moutong perspektif hukum islam. Tesis PhD, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.

Ghafar, A. A. 2018. Analisis faktor hamil diluar nikah sebagai penyebab pernikahan dini dan langkah KUA dalam penanggulangannya: studi kasus KUA Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo.

Nuriah, N. 2020. Persepsi masyarakat Desa Pulo Padang Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal terhadap pernikahan wanita hamil luar nikah. Disertasi, IAIN Padangsidimpuan.

Ramadhan, M. I. 2024. *Analisis terhadap Putusan Pengadilan Agama Ujung Tanjung kelas 1B tentang Status Anak yang Lahir di Luar Perkawinan yang Sah (Studi Putusan Perkara Nomor: 175/Pdt. P/2022/PA. Ujung tanjung Kelas 1B) Kabupaten Rokan Hilir*. Tesis PhD, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Prosiding

Harahap, H. H., dan B. J. Siregar. 2022. "Analisis tujuan pernikahan menurut hukum islam dan undang-undang no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan". Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, Jilid 5, 114-119.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/atlarev.v6i1.5133

Article metrics

Abstract views : 94 | views : 41

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Jl. Prof. Mansoer Pateda, Telaga Biru, Pentadio Timur, Gorontalo

Creative Commons License      

Web
Analytics At-Tanwir Law Review

 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.