HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN PRAMENSTRUASI SINDROM PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMA NEGERI I DUNGALIYO
Abstract
This research was conducted at SMA Negeri 1 Dungaliyo. objective of this research was to determine the relationship between the anxiety level with premenstrual syndrome in teenagers at SMA 1 Dungaliyo. The design used cross-sectional study was the total of 120 female students in grade XI of SMA 1 Dungaliyo, a sample of 92 female students used purposive sampling technique, data collected used a questionnaire with the analysis of Kendall Tau research. From the results of data analysis used correlation number of the Kendall Tau 0.478 with a significance of 0,000 (p value = 0,000 <0,05) then H0 is rejected and Ha is accepted. Thus it can be concluded that there is a significant relationship between the Anxiety Level and the Syndrome Premenstrual Event in SMA 1 Dungaliyo.
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Dungaliyo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Pramenstruasi Syndrom pada Remaja Putri SMA Negeri 1 Dungaliyo. Jenis penelitian cross sectional populasi seluruh siswi kelas XI SMA Negeri 1 Dungaliyo yang berjumlah 120 siswi, sampel sebanyak 92 siswi dengan menggunakan tehnik purposive sampling, data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan analisis penelitian Kendall Tau. Dari hasil analisa data yang menggunakan angka korelasi Kendall Tau sebesar 0,478 dengan signifikansi sebesar 0,000 (pvallue = 0,000 < 0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Pramenstruasi Syndrom pada Remaja Putri SMA Negeri 1 Dungaliyo.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Suparman, E. 2012. Pramenstrual Syndrome. Jakarta : EGC
Nugroho, T.. B.I. Utama. 2014. Masalah Kesehatan Reproduksi Wanita. Yogyakarta : Nuha Medika
Susanti, H.D. R.Ilmiasih. A. Arvianti. (2017). Hubungan Tingkat Keparahan PMS dengan Tingkat Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Remaja Putri.J.K. Vol 3. No 1, 23-31
Widyaningrum, D.A.. D.I.P Sari. (2015). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Menghadapi Pramenstrual Syndrome (PMS), 22- 30
Ramadani, M. 2013. Premenstrual Syndrome (PMS). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 7 (2), 21-25
Lestari, C. Pulma. 2015. Hubungan Sindrom Pramenstruasi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Siswi Kelas XI Jurusan Akuntansi SMK Negeri 1 Bantul Yogyakarta. Yogyakarta. Program Studi Bidan Pendidik Jenjang Diploma IV Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta. Skripsi
Ghufron, N.M..R. Risnawita. 2017. Teori-teori Psikologi. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media
Donsu, J.D.T.2017Psikologi Keperawatan. Yogyakarta : Pustaka Baru Press
Ricka. Wahyuni. (2010). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Sindroma Pramenstruasi Pada Siswi SMP Negeri 4 Surakarta. Gaster. Volume 7 (2), 555-563
Saputri, L.D.. A. Oktiawati dan R.C. Dewi. 2015. Teori & Konsep Tumbuh Kembang. Yogyakarta : Nuha Medika
Suhaidah, D. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Perempuan Dalam Menghadapi Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Pulo Gebang Jakarta Timur. Jakarta. Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Skripsi
Devi, N. 2012. Gizi Saat Sindrom Menstruasi. Jakarta : Bhuana Ilmu Populer
Prihatanti, N.R. 2010. Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Imam Syuhodo Polokarto Sukoharjo. Surakarta. Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Skripsi
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung : Alfabeta
Saryono, W. Sejati. 2009. Sindrom Premenstruasi. Yogyakarta : Nuha Medika
Article metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Madu : Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Publisher : Program Studi D-IV Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo



