PENGEMBANGAN SUNGAI BOTU KAPALI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI KABUPATEN GORONTALO

 Sri Mariyati R. Nani, Anggraeni Lagalo, Desrika Talib

Abstract


Sungai Botu Kapali adalah daya tarik wisata di Kabupaten Gorontalo yang baru diresmikan. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali ini berlokasi di Desa Bihe, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Daya tarik wisata sungai Botu Kapali menawarkan pemandangan alam yang masih asri. Wisatawan dapat menikmati aktivitas river tubing sepanjang 500 meter di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan daya tarik wisata sungai Botu Kapali sebagai daya tarik wisata alam di Kabupaten Gorontalo. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan daya tarik wisata sungai Botu Kapali berada pada kuadran III yaitu strategi stabilitas atau strategi WO (Weakness, opportunity). Implementasi dari strategi WO adalah memanfaatkan jaringan internet sebagai media dalam memberikan informasi tentang daya tarik wisata sungai Botu Kapali, bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo (Dinas Pariwisata dan Dinas PUPR) dalam upaya pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur di daya tarik wisata sungai Botu Kapali.


Keywords


Pengembangan, Daya Tarik wisata, Sungai Botu Kapali

Full Text:

PDF

References


Abdillah, D. (2016). Pengembangan Wisata Bahari Di Pesisir Pantai Teluk Lampung. Jurnal Destinasi Kepariwisataan Indonesia, 1(1), 45–65.

Al Husaini, M. A., Hidasyat, W., Arief, M., & Husaini, A. (2021). Development Strategy of Onaloan Danau Rusa as a Tourism Destination. International Journal on Social Science, Economics and Art, 11(2), 91–100.

Amerta, I. M. S. (2019). Pengembangan Pariwisata Alternatif. Jakarta: Scopindo Media Pustaka

Antoni, Z. (2022). Manajemen Pengembangan Objek Wisata Sungai Gelombang di Desa Sipungguk Menurut Perpekstif Ekonomi Syariah [Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. http://repository.uin-suska.ac.id/60725/

Anugrah, K., & Sudarmayasa, I. W. (2017). Pembangunan Pariwisata Daerah Melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Gorontalo. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 4(1), 35–36.

Ardans, M. M. P., Sugianthara, A. A. G., & Gunadi, I. G. A. (2021). Studi Potensi Daya Tarik Wisata Sungai Gelar Desa Batuagung Sebagai Wisata Alam. Jurnal Arsitektur Lansekap, 7(2), 233.https://doi.org/10.24843/jal.2021.v07.i02.p09

Chaerunissa, S. F., & Yuniningsih, T. (2020). Analisis Komponen Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Wonopolo Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 9(4), 159–175.

Dewangga, M. I. (2021). Pengembangan Potensi Daya Tarik Objek Wisata Air Terjun Pulau Loeha Di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Towuti Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur. Universitas Muhhamdiyah Makassar.

Dinar, P. S. (2020). Analisis Sungai Ijo Gading Sebagai Daya Tarik Wisata Di Kabupaten Jembrana, Bali. JurnalDestinasi Pariwisata, 8(2), 268.https://doi.org/https://doi.org/10.24843/jd par.2020.v8i2.p15

Heryati, Y. (2019). Potensi Pengembangan Obyek Wisata Pantai Tapandullu Di Kabupaten Mamuju. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 56–57.

Istanabi, T. (2021). Potensi Daya Tarik Kawasan Sempadan Sungai sebagai Destinasi Wisata Lokal Berbasis Komunitas Masyarakat di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 22(2), 16–17.

Johar, A. (2015). Wawasan Al-Quran Dan Sunnah Tentang Pariwisata. Jurnal An- Nur, 4(2), 147.

Junaidi, F. F. (2014). ANALISIS DISTRIBUSI KECEPATAN ALIRAN SUNGAI MUSI (Ruas Jembatan Ampera sampai dengan Pulau Kemaro). Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(3), 603–609.

Karlina, A. (2019). Strategi Pengembangan Potensi Wisata Alam Di Kabupaten Aceh Jaya. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.

Lagalo, A. M. ., & Hatibie, I. K. (2020). Pengembangan Arung Jeram Papualangi sebagai Daya Tarik Wisata Minat Khusus Di Kabupaten Gorontalo Utara. Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 3(2), 59. https://doi.org/10.31314/tulip.3.2.59-65.2020

Mardiana. (2021). Pengaruh Daya Tarik Wisata Dan Fasilitas Layanan Terhadap Kepuasan Wisatawan Di Pantai Gading Mataram. Universitas Muhammadiyah Mataram.

Maulidiya, L. (2020). Potensi Dan Strategi Pengembangan Pariwisata Di Pulau Mandangin Kabupaten Sampang. Agriscience, 1(2), 508. https://doi.org/https://doi.org/10.21107/agriscience.v1i2.9183

Meylida, N., Rozalina, Sarintan, D. E., Triastuti, & Marulam, S. M. (2022). Penilaian Potensi Daya Tarik Wisata Alam Bohoan Nagori Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 44. https://doi.org/https://doi.org/10.36985/jpmsm.v2i2.27

Mulya, Q. P., & Yudana, G. (2018). Analisis Pengembangan Potensi Kawasan Wisata Sungai Musi Sebagai Tujuan Wisata Di Kota Palembang. Cakra Wisata, 19(2), 41–54. https://jurnal.uns.ac.id/cakra-wisata/article/view/34140

Nyoman, W. S. N. (2017). Pengembangan Daya Tarik Wisata Sungai Di Kota Denpasar Melalui Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Sungai Loloan Di Kawasan Mertasari, Sanur Kauh). Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 8(1), 23–25. https://doi.org/https://doi.org/10.22334/jihm.v8i1.84

Oktaviani, R. (2020). Analisis Strategi Pengembangan Obyek Wisata Alam Gunung Batu Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Perspektif Ekonomi Islam. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Padjuli, N., Talib, D., & Lagalo, A. (2022). Pengembangan Daya Tarik Wisata Embung Dumati di Kabupaten Gorontalo. TULIP : Tulisan Ilmiah Pariwisata, 5(2), 68–74.

Rahayu, R., Rukmi, & Sustri. (2020). Potensi Kawasan Wisata Alam Air Terjun Towe Rama Desa Toliba Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una Una. Jurnal Warta Rimba, 8(1), 75–77.

Rahma, A. A. (2020). Potensi Sumber Daya Alam dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata Di Indonesia. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(1), 1–2. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jnp.52178

Riswanto, A., & Andriani, R. (2018). Maksimalisasi Potensi Geowisata dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan. Jurnal Pariwisata, 5(2), 149. https://doi.org/https://doi.org/10.31311/par.v5i2.4428

Rusyidi, B., & Fedryansyah, M. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 155–165. https://doi.org/10.24843/jdepar.2017.v05.i01.p26

Safitri, D. I. (2020). Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung (Studi Pada Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung). Jurnal Ekonomi Dan Pariwisata, 2(2), 20.

Soebagyo. (2012). Strategi Pengembangan Pariwisata Di Indonesia. Jurnal Liquidity, 2(1),89. https://doi.org/10.30659/jkr.v2i1.2044

Subadyo, T. (2012). Optimasi potensi artefak budaya pada koridor sungai musi untuk pengembangan wisata sejarah di kota palembang. Journal of Architecture and Wetland Environmental Studies, 1(1), 1–6. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jas/article/view/49/27

Sugiama, A. G. (2013). Kerangka Kerja Pengembangan Aset Pariwisata Dari Model Triple Helix Hubungan Akademia-Industri-Pemerintah. Jurnal Orasi Bisnis Edisi Ke-X, November, 34–47.

Suryani, A. I. (2017). Strategi Pengembangan Pariwisata Lokal. Jurnal Spasial, 3(1). https://doi.org/10.22202/js.v3i1.1595

Talib, D. (2021). Analisis Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Destinasi Wisata. Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 3(1), 12. https://doi.org/10.31314/tulip.3.1.12-18.2020

Wahyuni, V. (2016). Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai Air Manis Di Kelurahan Air Manis Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatra Barat.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/tulip.7.2.122-134.2024

Article metrics

Abstract views : 382 | views : 241

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Published Journal : Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Addres Office : Jl. Prof. Mansoer Pateda, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 96181