PENGEMBANGAN BOHULO CAMP AND EAT SEBAGAI WISATA ALTERNATIF DI KABUPATEN GORONTALO

 Cindi S. Dani, Desrika Talib, Anggraeni Lagalo

Abstract


Pariwisata alternatif merupakan wisata tematik dimana fokus utamanya adalah pemanfaatan potensi alam, keunikan, dan karakteristik lokal di suatu daerah. Dimana Pariwisata alternatif yakni menjadi pergeseran tren wisata dari pariwisata massal ke arah pariwisata alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Bohulo Camp And Eat Sebagai Wisata Alternatif Di Kabupaten Gorontalo. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang didapatkan pada Pengembangan Bohulo Camp And Eat sebagai wisata alternatif di Kabupaten Gorontalo yakni strategi stabilitas atau strategi WO yang terdapat pada kuadran III yaitu dengan meminimalisir kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Implementasi strategi pada pengembangan Bohulo Camp And Eat yaitu perlunya perbaikan akses menuju ke daya tarik wisata, memanfaatkan lahan yang luas sebagai penambahan atraksi wisata, menjalin kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo khususnya dinas pariwisata, memanfaatkan fasilitas Glamping sebagai satu- satunya daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo, dan memberikan harga promo atau diskon.


Keywords


Strategi pengembangan, Wisata Alternatif, Bohulo Camp and Eat

Full Text:

PDF

References


Ahmad, F. (2022). Pengertian Restoran : Jenis, Tujuan dan Sistem Pelayanan. Ames Boston. https://www.amesbostonhotel.com/pengertian-restoran/

Ahmad, S., & Argubi, A. H. (2018). Pengembangan Pariwisata Kota Bima Sebagai Daerah Transit Wisata Alternatif. Jurnal Sadar Wiasata, 1(1), 1– 20.

Anatara, I. K. (2010). Strategi Pengembangan Pariwisata Alternatif Di Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten bandung. Hospitality Management, 1(1), 1–2.

Andiani, N. D., & Widiastini, N. M. A. (2015). Pengembangan Pariwisata Alternatif Melalui Pemanfaatan Potensi Budaya di Kabupaten Buleleng. Jurnal Ilmiah Pariwisata-STP Trisakti, 20(3), 1–14.

Arfianti, A. (2017). Analisis SWOT Dalam Meningkatkan Daya Saing Pada PT.Trimega Syariah Kantor Cabang Makassar. Universitas Muhammadiyah makassar.

Asmin, F. (2018). Buku Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. In Academia.

Basiya R, & Rozak, H. A. (2012). Kualitas Daya Tarik Wisata, Kepuasan dan Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Mancanegara di Jawa Tengah. Jurnal Dinamika Kepariwisataan, 11(2), 2–3.

Demolingo, R. H. (2015). Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo. Jurnal Master Pariwisata (Jumpa), 1(2), 67–82.

Derwotubun, J. (2019). Mengenal 4 A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, & Ancelery) Sektor Pariwisata. Literaksipedia.Com; literaksipedia.com. https://www.literaksipedia.com/2019/10/mengenal-4-attraction- accesability.html

Galuh, S. (2020). Mengenal Konsep 3A dalam Pengembangan Pariwisata. https://www.handalselaras.com/mengenal-konsep-3a-dalam- pengembangan-pariwisata/

Hariyana, I. K., & Mahagangga, I. G. A. O. (2015). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Kawasan Goa Peteng Sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Jimbaran Kuta Selatan Kabupaten Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 3(1), 26–27.

Henna, L. (2022). Peran Pariwisata Terhadap Perekonomian. Muhammad Reihan Perdana & Dona Saputri. https://universitaspertamina.ac.id/berita/detail/apa-kabar-pariwisata- indonesia-di-mass-pandemi-covid-19

Jovita, L. D. (2022). Mengenal Konsep Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia. Indonesia SDGs Summit. https://sdgsummit.id/sdgs-now/mengenal- konsep-pariwisata-berkelanjutan-di-indonesia/

Khasbiya, D. (2018). Penerapan Aspek Fungsi Dalam Perancangan Ulang Food Cart Barbeku Di Kawasan Glamping. E-Proceeding of Art & Design, 5(3), 2–3.

Kurniansah, R., & Hali, M. S. (2018). Ketersediaan Akomodasi Pariwisata Dalam Mendukung Pariwisata Perkotaan (Urban Tourism) Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Bina Wakya, 1(1), 39–44.

Lagalo, A., & Hatibie, I. C. (2020). Pengembangan Arung Jeram Papualangi Sebagai Daya Tarik Wisata Minat Khusus Di Kabupaten Gorontalo Utara. Tulisan Ilmiah Pariwisata, 3(1), 59–65.

Migang, J. A. & R. S. (2009). Pariwisata Alternatif. Borneo Tourism Watch (BTW). https://borneotourismwatch.wordpress.com/2009/09/09/pariwisata- alternatif-apa-itu/

Munir R, Abdul, N. ajengfitri. (2016). Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Niat Kunjungan Ulang Wisatawan Dengan Kepuasan Wisatawan Sebagai variabel In. Jurnal Pariwisata, 16(2), 1–

Nikola, F. (2022). Perbedaan Glamping Dan Camping. Dailyhtels.Id. https://dailyhotels.id/2022/03/simak-perbedaan-glamping-dan camping/#:~:text=1. Fasilitas glamping dan camping&text=Glamping memberikan suasana rumah dengan,serta makanan dan minuman sendiri.

Nisak, Z. (2013). Analisis Swot Untuk Menentukan Strategi Kompetitif. Academia, 4(2), 3–5.

Nur’aini, F. (2016). Buku Teknik Analisis SWOT. Anak Hebat Indonesia.

Ramadhani, S., Sundari, T., & Silva, H. (2020). Pra Rancangan Camping Ground Dan Glamping Puncak Cubodak Dengan Pendekatan Konsep Wisata Halal. Jurnal Teknik, 14(1), 110–111.

Rangkuti, F. (2014) Analisis SWOT cara perhitungan Bobot,Rating, Dan OCAI. Jakarta. Perpustakaan nasional

Rif’an, A. A. (2018). Daya Tarik Wisata Pantai Wediombo Sebagai Alternatif Wisata Bahari Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Geografi, 10(1), 63.

Sholihah, T. (2020). Pengaruh Tren Pariwisata Alternatif Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Milenial. Jurnal Pariwisata, 21(1), 2–5. http://repository.ampta.ac.id/867/1/COVER - BAB 1_opt.pdf

Subadra, I. N., & Nadra, N. M. (2006). Dampak Ekonomi Sosial Budaya Dan Lingkungan Pengembangan Desa Wisata Di Jatiluwih Tabanan. Jurnal Managemen Pariwisata, 5(1), 7.

Sudirman. (2020). Analisis SWOT “ Usaha Rumah Internet .”

Sukmawati, N. M. R. (2021). Buku Ajar Pariwisata Alternatif. CV. Eureka Media Aksara.

Talib, D., & Sunarti, S. (2020). Strategi Pengembagan Destinasi Wisata Pantai (Sebuah Analisis Teoritis). Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP), 3(2), 73. https://doi.org/10.31314/tulip.3.2.73-82.2020

Utami, N. K. Y. (2020). Glamping Sebagai Sebuah Perspektif Baru Dalam Akomodasi Berkemah. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(3), 286–287.

Wahyudi, I. (2020). Konsep Pengembangan Pariwisata. Website DPRD Kabupaten Kepullauan Talaud. https://dprd.talaudkab.go.id/baca-berita- 180-konsep-pengembangan-pariwisata.html

Warf, B. (2014). Konsep Pengembangan Pariwisata. In Encyclopedia of Geography. https://doi.org/10.4135/9781412939591.n8


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/tulip.7.1.69-80.2024

Article metrics

Abstract views : 581 | views : 219

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Published Journal : Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Addres Office : Jl. Prof. Mansoer Pateda, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 96181