PEMODELAN SALURAN SUNGAI BAWAH TANAH GOA SALEH PADA MORFOLOGI KARST DAERAH PATTUNUANGASUE KABUPATEN MAROS MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK

Ivan Taslim

Abstract


This study aimed to identify potential subsurface water resources (underground river in Saleh Cave) on the Maros karst morphology. Identification of an underground river channel at Saleh Cave using resistivity measurements geoelectric method Wenner-Schlumberger configuration compiled with Saleh Cave dimensional mapping data, as well as muscular and topographical measurements. Geoelectric measurement consists of 9 tracks, acquired 2D and 3D resistivity cross-section shows the flow of the cave identified through the high resistivity range ρ> 2000 Ωm. Goa Saleh has a long corridor about 200m, where an underground river channel identified at a depth of 84-110 meters above sea level trending N320oE or leads from the Southeast to the Northwest. This is consist with the results of measurements of the fracture pattern (strike / dip) in the study site showing the same pattern of dominant fractures trending with underground streams in Saleh Cave. Compilation method used in this research can identify potential water resources that located beneath the surface karst morphology.

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya air bawah permukaan (sungai bawah tanah di Goa Saleh) pada morfologi karst Maros.Identifikasisaluran sungai bawah tanahGoa Saleh menggunakan pengukuran resistivitas metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dikompilasikan dengan data pemetaan dimensi Goa Saleh, serta pengukuran kekar dan pemetaan topografi.Pengukuran geolistrik terdiri dari 9 lintasan, diperoleh penampang resistivitas 2D dan 3D menunjukkan alur Goa teridentifikasi melalui harga resistivitas yang tinggi berkisar ρ>2000 Ωm. Goa Saleh memiliki panjang lorong sekitar 200m,dimana saluran sungai bawah tanah teridentifikasi di kedalaman 84-110 mdpl berarahN320oE ataumengarah dari Tenggara ke Barat laut. Hal ini sesuai dengan hasil pengukuran pola rekahan (strike/dip) di lokasi penelitian yang menunjukkan pola rekahan dominan berarah sama dengan aliran sungai bawah tanah di GoaSaleh. Kompilasi metode yang digunakan dalam penelitian ini dapat mengidentifikasi potensi sumber daya air yang terletak di bawah permukaan pada morfologi karst.

Keywords


Karst, morphology, Underground river,Geoelectricity, Morfologi karst Maros, Sungai bawah tanah, Geolistrik

References


Bonacci, O. 2009. Sinking, Losing and Underground Karst Streamflows. Sustainability of The Karst Environment. Dinaric Karst And Other Karst Region. IHP-VII Series on Groundwater No.2,9-16.

Dinas Pertambangan dan Energi. 2004. Peta Hidrogeologi Kabupaten Maros Dan Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Haryono, E dan Adji., 2004. Geomorfologi dan Hidrologi Karst. Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada.

Hiscock, K. M. 2005. Physical Hydrogeology.Hidrogeology Principles and Practice. Blackwell Publishing, hal 28-29.

Husein,dkk., 2007. Morfotektonik Pembentukan Karst Maros Sulsel. Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada.

Milanovic, P.J., 1981. Karst Hydrogeology.Water Resource Publications.

Noor, D., 2011. Geologi untuk Perencanaan. Yogyakarta, Graha Ilmu.

Raguz, V. 2008. Karst And Waters In It. A Literature Study on Karst in General and on Problems and Possibilities of Water Management in Karst in Particular.Science Centre.Physical Geography and Ecosystems Analysis, Lund University.Sölvegatan 12 S-223 62 Lund, Sweden.

Ritter, D.F., 1978, Process Geomorphology,Wm.C.Brown, Dubuque. Lowa.

Setiawan, T., Brahmantyo, B., Irawan, D. E. 2008.Analisis Kelurusan Morfologi Untuk Interpretasi Hidrogeologi Kars Cijulang, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Prosiding PIT IAGI ke 37, Hotel Horison. Bandung.

Sukamto, R. A. B., Supriatna, S. A.. M. 1982. Peta Geologi Lembar Ujung Pandang, Benteng dan Sinjai. Direktorat Geologi, Departemen Pertambangan Republik Indonesia bekerjasama dengan USGS.

Sunarto., 1997. Paleogeomorfologi dalam Analisis Perubahan Lingkungan Kompleks Goa Karst Maros Sulawesi Selatan. Majalah Geografi Indonesia 19(11): 31-51


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/akademika.v6i2.50

Article metrics

Abstract views : 424 | views : 368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Akademika : Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi



View My Stats © All rights reserved 2018, Akademika