Abstract
Sektor pendidikan Indonesia telah mengalami perkembangan, dalam berbagai hal Metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Selain metode Pembelajaran, media pembelajaran juga mengalami kemajuan seiring dengan kemajuan teknologi. Salah satu masalah dalam proses belajar siswa adalah kurangnya daya ingat pelajari tentang subjeknya. Faktor yang mempengaruhi daya ingat siswa tidak hanya itu Metode yang efektif hanyalah pembelajaran yang berkaitan antara metode ajaran simulasi yang di manfaatkan. Faktor Kesulitan belajar siswa juga perlu diperhatikan sebagai suatu perspektif ciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, kreatif dan dijunjung tinggi oleh siswa sehingga siswa membangkitkan minat dan ikuti dalam kegiatan belajar, yang membangun kekuatan Ingatan para siswa. Oleh karena itu digunakan metode simulasi. Simulasi ini merupakan metode analog, metode simulasi dapat memberikan gambaran tentang berbagai tahapan interaksi tentang proses pembelajaran. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui peningkatan daya ingat anak-anak di Indonesian Community Centre (ICC) Al-Anshar Bahau, Malaysia. Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran di ICC Al-Anshar Bahau yang meliputi kurangnya perhatian, konsentrasi, dan daya ingat siswa. Melalui penerapan metode pembelajaran simulasi yang interaktif dan kreatif, serta penggunaan teknik memori yang efektif, program ini berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penulisan artikel ini menunjukkan bahwa untuk penerapan metode tersebut Simulasi terdiri dari beberapa tahapan yaitu: 1) persiapan simulasi, 2) pelaksanaan simulasi, 3) penutup tiruan.Artikel ini membahas program inovatif yang dirancang untuk meningkatkan daya ingat
Keywords
daya ingat, metode simulasi, anak
References
Anugraheni, Indri. 2017. “Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Belajar GuruGuru Sekolah Dasar.” Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan 4 (2): 205.
https://doi.org/10.24246/j.jk.2017.v4.i2.p205-212.
Dewi, Ida Ayu Gede Bintang Praba, and Komang Rahayu Indrawati. 2014. “Perilaku
Mencatat Dan Kemampuan Memori Pada Proses Belajar.” Jurnal Psikologi Udayana 1
(2): 241–50. https://doi.org/10.24843/jpu.2014.v01.i02.p03.
Fadillah, Uni. 2014. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SIMULASI TERHADAP
HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 3
TANGERANG SELATAN SKRIPSI. European Journal of Endocrinology. Vol. 171.
https://eje.bioscientifica.com/view/journals/eje/171/6/727.xml.
Ikhwan, Afiful. 2017. “Metode Simulasi Pembelajaran Dalam Perspektif Islam.” Istawa:
Jurnal Pendidikan Islam 2 (2): 1. https://doi.org/10.24269/ijpi.v2i2.623.
Permendikbud. 2016. “Permendikbud Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun
” 53 (9): 1689–99