ANALISIS SPATIO – TEMPORAL PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI DI KECAMATAN LEMBANG (Spatio Temporal Analysis Of Changes Vegetation Density In Kecamatan Lembang)

Hana Taqiyyah Fachri, Abyan Hilmi, Adi Firmansyah

Abstract


Lembang adalah sebuah kecamatan yang berada di daerah Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa BaratIndonesia. Kecamatan Lembang  berjarak sekitar 22 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Bandung Barat ke arah timur laut melalui Cisarua. Kecamatan ini merupakan kecamatan paling timur dan terkenal sebagai tujuan wisata di Jawa Barat karena pemandangan alamnya yang masih asri dan kawasannya yang berada di dataran tinggi menambah daya tarik para wisatawan untuk datang dan berwisata. Sebagian besar lahan hijau yang ada di Kecamatan Lembang telah berubah menjadi lingkungan buatan yang dibangun untuk kebutuhan manusia, seperti pemukiman, sarana parawisata, dan usaha-usaha kecil menengah yang menunjang sarana pariwisata. Hal  ini tentu saja akan berpengaruh kepada tingkat kerapatan vegetasi di Kecamatan Lembang dan bisa menjadi permasalahan yang besar dikemudian hari apabila pembangunan - pembangunan tersebut tidak dikontrol. Tujuan dari penelitian ilmiah ini adalah untuk menganalisis persebaran nilai indeks vegetasi dan besaran perubahan luas antar kerapatan vegetasi di kecamatan Lembang pada tahun 2013, 2015, 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  interpretasi citra Landsat 8 dengan menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Indeks (NDVI) yang menggambarkan tingkat kehijauan suatu tanaman dan analisis deksriktif berbasis keruangan. Dari hasil penelitian, kerapatan vegetasi di Kecamatan Lembang terdistribusi menjadi 5 kelas yaitu non vegetasi, kerapatan rendah, kerapatan sedang, kerapatan tinggi dan kerapatan sangat tinggi. Selain itu kerapatan vegetasi juga mengalami pertambahan luas pada kelas non vegetasi dan kerapatan rendah serta mengalami penurunan luas pada kelas kerapatan tinggi.

Kata kunci: Kerapatan Vegetasi, Landsat 8, NDVI, Kecamatan Lembang

Keywords


Kerapatan Vegetasi; Landsat 8; NDVI; Kecamatan Lembang

References


a, I. M., a, I. D., & a, Y. S. (2018). Kerapatan Hutan Mangrove Berbasis Data Penginderaan Jauh di Estuari Perancak Kabupaten Jembrana-Bali . Journal of Marine and Aquatic Sciences , 4(1), 31-37.

Dwiputra, M. A., Kunia, R., & Riani, E. (2019). Penggunaan Data Citra Landsat Multitemporal untuk Monitoring Kondisi Ekosistem Mangrove di Teluk Kulisusu Kabupaten Buton Utara . Journal of Science and Applicative Technology , 3(1), 1-8.

Frananda, H., Hartono, & Jatmiko, R. H. (2015). 3. Komparasi Indeks Vegetasi Untuk Estimasi Stok Karbon Hutan Mangrove Kawasan Segoro Anak Pada Kawasan Nasional Alas Purwo Bayuwangi, Jawa Timur . Majalah Ilmiah Globe, 17(2), 113-123.

Hidayati, I. N. (2013). Ekstrasi Data Indeks Vegetasi untuk Evaluasi Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Citra ALos di Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal Agroteknologi, 3(2), 27-34.

Irawan, S., & Malau, A. O. (2016). Analisis Persebaran Mangrove di Pulau Batam Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh . Jurnal Integrasi, 8(2), 80-87.

Kurniasih, D., & Rusfiana, Y. (2016). Pengembangan Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat . Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(1), 12-20.

Lufilah, S. N., Makalew, A. D., & Sulistyantara, B. (2017). Pemanfaatan Citra Landsat 8 Untuk Analisis Indeks Vegetasi di DKI . JurnalLanskap Indonesia, 9(1), 73-80.

Rezki, A., Juita2, E., Dasrizal, & Ulni, A. Z. (2017). Analisis Spasial Pola Perubahan Pengunaan Lahan Pertanian (Studi Kasus Nagari Cubadak). Jurnal Spasial, 2(4), 62-68.

Saria, C. P., Wiryantob, & Setyono, P. (2019). Aplikasi Penginderaan Jauh Untuk Mengkaji Tutupan Vegetasi Kawasan Urban Kota Surakarta 2017 Menggunakan Citra Satelit Satelit Sentinel 2A. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(1), 152-158.

Sitorus, S. R., Leonataris, C., & Panuju, D. R. (2012). Analisis Pola Perubahan Penggunaan Lahan Dan Perkembangan Wilayah di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 14(1), 21-28.

Sulistyo, B., Gunawan, T., Hartono, & Danoedoro. (2011). Pemetaan Faktor C Yang Diturunkan Dari Berbagai Indeks Vegetasi Data Penginderaan Jauh Sebagai Masukan Pemodelan Erosi di Das Merawu. Jurnal Manusia dan Lingkungan , 18(1), 68-78.

Wahrudin, U., Atikah, S., Habibah, A. A., Paramita, Q. P., Tampubolon, H., Sugandi, D., & Ridwana, R. (2019). Pemanfaatan Citra Landsat 8 Untuk Identifikasi Sebaran Kerapatan Vegetasi di Pangandaran. Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 3(2), 90 - 101.

Wahyuni, N. I., Arini, D. I., & Ahmad, A. (2017). Identifikasi Perubahan Vegetasi Kota Manado Tahun 2001 Sampai 2015. Majalah Ilmiah Globe, 19(1), 65-74.

Wijaya, A., & Susetyo, C. (2017). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Kota Pekalongan Tahun 2003, 2009, dan 2016 . Jurnal Teknik ITS, 6(2), 17-20.

Yanti, D., Megantara, I., Akbar, M., Meiwanda, S., M, S. I., Sugandi, D., & Ridwana, R. (2020). Analisis Kerapatan Vegetasi di Kecamatan Pangandaran Melalui Citra Landsat 8. Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan, 4(1), 32-38.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/j%20sig.v4i1.838

Article metrics

Abstract views : 143 | views : 110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Sains Informasi Geografi



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. ISSN (online): 2614-1671

 

Indexing Site :

 

Web
Analytics JSIG StatCounter