Hubungan Higienis Pemerahan Dengan Tingkat Kejadian Mastitis Subklinis dan Kualitas Susu Berdasarkan Uji Reduktase Pada Sapi Perah FH Di Dusun Tuyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu
Abstract
The purpose of this study was to examine the hygienic relationship with the level of subclinical mastitis based on the CMT test and milk quality based on the reductase test on FH dairy cows in Tuyomerto, Pesanggrahan Village, Batu City. The study was conducted at the farm of the people of Tuyomerto, Pesanggrahan Village, Batu City began on August 20, 2023 to 20 September 2023. The research material used was 30 FH dairy cows in the lactation period 2 to the lactation period 3. This study method used case study. Data were analyzed using simple linear regression and correlation coefficient. Hygienic relationship with the incidence of subclinical mastitis obtained a regression equation Y = 7.84 – 0.63X and the correlation coefficient of 0.60 which means it has a strong level of closeness. The coefficient of determination obtained 36% means that the incidence of subclinical mastitis is influenced by hygienic milking of 36% and the remaining 64% is influenced by the location of waste disposal not far from the cage. Hygienic relationship with milk quality based on the reductase test obtained the regression equation Y = 1.82 – 0.73X and the correlation coefficient of 0.73 which means it has a strong level of closeness. The coefficient of determination obtained 53% means that milk microbes are influenced by minienic milking by 53% and the remaining 47% is influenced by the provision of supplementation of feed components. Based on research it can be concluded that the higher the hygienic milking, the lower the incidence of subclinical mastitis is based on the CMT test, and the lower the microbial contamination in milk based on the reductase test. Suggestions that can be given are that FH dairy farmers should apply good milking hygiene to prevent mastitis and reduce microbial contamination in milk, thereby increasing the quality of milk produced.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan higienis pemerahan dengan tingkat kejadian mastitis subklinis dan kualitas susu berdasarkan uji reduktase pada sapi perah FH di Dusun Tuyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Materi penelitian yang digunakan adalah 30 ekor sapi perah FH pada periode laktasi 2 sampai periode laktasi 3. Penelitian menggunakan metode studi kasus. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan koefisien korelasi. Hubungan higienis pemerahan dengan tingkat kejadian mastitis subklinis didapatkan persamaan regresi Y = 7,84 - 0,63X dan koefisien korelasi 0,60 yang artinya memiliki tingkat keeratan kuat. Koefisien determinasi diperoleh 36% artinya tingkat kejadian mastitis subklinis dipengaruhi oleh higienis pemerahan sebesar 36% dan sisanya sebesar 64% dipengaruhi letak pembuangan limbah yang tidak jauh dari kandang. Hubungan higienis pemerahan dengan kualitas susu berdasarkan uji reduktase didapatkan persamaan regresi Y = 1,82 - 0,73X dan koefisien korelasi 0,73 yang artinya memiliki tingkat keeratan kuat. Koefisien determinasi diperoleh 53% artinya mikroba susu dipengaruhi oleh higienis pemerahan sebesar 53% dan sisanya sebesar 47% dipengaruhi pemberian komponen pakan suplementasi. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi higienis pemerahan maka akan semakin rendah tingkat kejadian mastitis subklinis berdasarkan uji CMT, dan semakin rendah cemaran mikroba pada susu berdasarkan uji reduktase. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya peternak sapi perah FH menerapkan higienis pemerahan yang baik untuk mencegah terjadinya mastitis dan mengurangi cemaran mikroba pada susu, sehingga meningkatkan kualitas susu yang dihasilkan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amrulloh, M. F. R., P. Surjowardojo., dan E. Setyowati. 2018. Produksi dan Kualitas Susu Sapi PFH pada Pemerahan Pagi dan Sore (Ditinjau dari BJ, Kadar Lemak dan Uji Reduktase). Jurnal Maduranch. 3(2): 69-74.
Arini, L. D. D., dan Ifalahma, D. 2021. Pemeriksaan Jumlah Total Bakteri pada Susu Sapi Segar dari Peternakan Sapi di Daerah Kalijambe Sragen. Jurnal of Health. 8(2): 128-139.
Erawantini, F., B. Hariono., A. Budiprasojo., dan T. D. Puspitasari. 2020. Peningkatan Ketrampilan Peternak Susu Perah dalam Proses Penanganan Pemerahan Susu di Mitra Produksi Susu Pasteurisasi Berbasis Teknologi Medan Pulsa Listrik Tegangan Tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(2): 72-76.
FAO and IDF. 2011. Guide to Good Dairy Farming Practice. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations and International Dairy Federation.
Hanggara, S. M., dan P. Surjowardojo. 2022. Perbedaan Produksi Susu dan Tingkat Mastitis pada Puting Depan dan Puting Belakang Sapi Perah PFH di KUD Sumbermakmur Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jurnal Sains Peternakan. 10(1): 37-42.
Harjati, L., dan L. O. Sabu. 2014. Pengaruh Persepsi Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian the Body Shop. Jurnal Widya Ekonomika. 1(1): 25-30.
Hermawati, A. H., Hariyanto., dan A. Z. Husna. 2021. Uji Reduksi Methylene Blue pada Susu Segar di Kelompok Peternak Sapi Perah Dusun Pabyongan Kabupaten Tulungagung. Journal of Medical Laboratory Technology. 4(1): 255-260.
Lestari, N. F., M. Makin., dan A. Firman. 2015. Hubungan Antara Penerapan Good Dairy Farming Practice dengan Tingkat Pendapatan Peternak pada Peternakan Sapi Perah Rakyat. Jurnal Students. 4(3): 1-16.
Malika, U. E., dan Adiwijaya, J. C. 2018. Analisis Sebab Akibat pada Pengelolaan Kualitas Susu Segar di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jurnal Agribisnis. 20(2): 217-224.
Mardhatilla, F. 2018. Potensi Usaha Ternak Sapi Perah Rakyat di Dataran Rendah. Jurnal LOGIKA. 22(3): 14-21.
Murti, A. T., R. F. Rinanti., dan H. Karamina. 2022. Profil Peternak Rakyat Sapi Perah Peranakan Friesien Holstein Laktasi pada Kelompok Ternak Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia. 7(2): 121-134.
Mutaqin, B. K., D. S. Tasripin., L. Andriani., dan U. H. Tanuwiria. 2021. Pengujian Jumlah Mikroba dan Derajat Keasaman Susu Sapi Perah yang diberi Ransum Lengkap Tersuplementasi Protein, Lemak, Mineral (PLM) dan Direct Fed Microbial. Jurnal Sumber Daya Hewan. 2(1): 1-4.
Nardin, Y. 2019. Kebijakan Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat pada Program Bumdes. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 8(3): 140-145.
Prasetyanti, D. R., C. Budiarti., dan D. W. Harjanti. 2016. Efektifitas Daun Kersen (Muntinga calabura L.) dalam Menurunkan Jumlah Bakteri dalam Susu dan Peradangan pada Ambing Sapi Perah. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 19(1): 10-16.
Pribadi, A. D., A. Yudhana., dan S. Chusniati. 2020. Isolasi dan Identifikasi Streptococcus sp. dari Sapi Perah Penderita Mastitis Subklinis di Purwoharjo Banyuwang. Jurnal Medik Veteriner. 3(1): 51-56.
Puspitasari, Y., W. Tyasningsih., J. Rahmahani., Suwarno., dan S, Chusniati. 2021. Penyuluhan Mastitis Subklinis dan Kegiatan Uji California Mastitis Test pada Sapi Perah di Koperasi Unit Desa Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Jurnal Layanan Masyarakat. 5(2): 489-495.
Putra. R. H. S., P. Surjowardojo., dan E. Setyowati. 2017. Pemanfaatan Rebusan Daun Sirih Merah (Piper crocatum) dalam Menurunkan Tingkat Kejadian Mastitis Berdasarkann Uji CMT Dan SCC. Jurnal Ternak Tropika. 18(2): 22-28.
Surjowardojo, P., Suyadi., L. Hakim., dan Aulani'am. 2013. Ekspresi Produksi Susu pada Sapi Perah Mastitis. Jurnal Ternak Tropika. 9(2): 1-11.
Suwito, W., A. Wahyuni., W. S. Nugroho., dan B. Sumiarto. 2018. Isolasi dan Sensitifitas Antibiotika Terhadap Streptococcus spp dari Kambing PE Mastitis Subklinis Kronis. Jurnal Acta Veterinaria Indonesiana. 6(1): 8-15.
Syamsi, A. N., H. S. Widodo., T. Y. Astuti., dan P. Soediarto. 2018. Efektivitas Teat Dipping Menggunakan Dekok Daun Beluntas (Pluchea indica) sebagai Pencegah Mastitis Berdasarkan Jumlah Sel Somatik Susu pada Kambing dan Sapi Perah. Jurnal Teknologi dan Agribisnis Peternakan. 1(1): 79-84.
Ulfaturrohmah, R., dan P. Surjowardojo. 2018. Hubungan Jarak Puting ke Lantai dengan Tingkat Mastitis dan Kualitas Susu Berdasarkan Uji Reduktase Susu Sapi Perah PFH. Journal of Animal Science. 7(3): 41-43.
Wicaksono, A., dan M. Sudarwanto. 2016. Prevalensi Mastitis Subklinis dan Evaluasi Mikrobiologis Susu Peternakan Rakyat di Boyolali. Jurnal Acara Veterinaria Indonesiana. 4(2): 51-56.
Wijayanti, U. 2017. Higiene dan Sanitasi pada Susu Sapi Segar di Desa Kayumas Kabupaten Klaten Ditinjau dari Indikator Mikrobiologis. Jurnal Prodi Biologi. 6(5): 329-435.
Wulansari, R., S. Palanisamy., H. Pisestyani., M. B. Sudarwanto., dan A. Atabany. 2017. Kadar Kalsium pada Sapi Perah Penderita Mastitis Subklinis di Pasir Jambu, Ciwidey. Jurnal Acta Veterinaria Indonesiana. 5(1): 16-21.
Article metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JSTT (Jurnal Sains Ternak Tropis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Publisher
Program Study Animal Husbandry. Muhammadiyah University of Gorontalo. Addres Office : Jl. Prof. Mansoer Pateda, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 96181. Email : [email protected]

Jurnal Sains Ternak Tropis is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional






