Hubungan Asi Ekslusif dengan Status Gizi Bayi 6-24 bulan di Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau
Abstract
Kota Bau-Bau menempati urutan ke-4 setelah kabupaten Wakatobi dan kabupaten Buton dengan prevelensi rata-rata kasus gizi kurang sebesar 11,6 persen 1. Kekurangan gizi berisiko lebih besar untuk anak meninggal akibat infeksi umum, meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan infeksi tersebut dan menunda pemulihan. Pemberian ASI eksklusif mempunyai banyak manfaat yang salah satunya yaitu nutrisi sempurna untuk tahun awal pertumbuhan bayi2. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian asi ekslusif dengan status gizi berdasarkan BB/TB pada bayi 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kadolomoko, Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan “case control retrospektif” menggunakan uji chi-Square dan didapatkan hasil p-value 0.68 >0,05 yang artinya tidak hubungan antara pemberian asi dengan status gizi bayi bayi usia 6- 24 bulan di Puskesmas Katobengke.diperlukan peningkatan promosi pencegahan gizi buruk dan diharapkan penelitian lebih lanjut dengan variabel lainnyayang belum diteliti untuk menunjang hasil penelitian.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
BPS. Persentase Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapatkan Asi Eksklusif Menurut Provinsi - Tabel Statistik - [Internet]. 2024. Available from: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTM0MCMy/persentase-bayi-usia-kurang-dari-6-bulan-yang-mendapatkan-asi-eksklusif-menurut-provinsi.html
Nahalomo A, Iversen PO, Andreassen BA, Kaaya AN, Rukooko AB, Tushabe G, et al. Malnutrition and Associated Risk Factors among Children 6-59 Months Old in the Landslide-Prone Bududa District, Eastern Uganda: A Cohort Study. Curr Dev Nutr. 2022;6(2).
UNICEF, WHO & WB. No Title [Internet]. Level and trend in child malnutrition. World Health Organization,. 2023. p. 4. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/9789240073791
UNICEF, WHO, World Bank. Level and trend in child malnutrition. World Heal Organ. 2023;4.
SSGI. Hasil Survei Status Gizi Indonesia. Kementeri Kesehat Republik Indones. 2023;77–77.
Institute International Food Policy Research. Global Nutrion Report. 2021.
Dinkes kota baubau. Jumlah Status Gizi Bayi. Kota Baubau; 2023.
Vionalita SKM G. Modul Metodologi Penelitian Kuantitatif (Ksm361) Modul 11. 2020;1–17.
Wicaksana A, Rachman T. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan. Angew Chemie Int Ed 6(11), 951–952 [Internet]. 2019;3(1):10–27. Available from: https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Hidayati, T., Hanifah, I., & Sary YNE. Pendampingan Gizi pada Balita. Deepublish.; 2019.
Harjatmo, Par’i WS. Buku Ajar Penilaian Status Gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2017.
WHO. Breastfeeding [Internet]. 2022. Available from: Topics/breastfeeding#tab=tab_1, Https://www.who.int/health-
Purba DH, Kushargina R, Ningsih WIF, Lusiana SA, Rasmaniar TL, Triatmaja NT, et al. Kesehatan dan Gizi Untuk Anak. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 2021. 5–24 p.
Wattimena NF, Punuh MI, Ratag BT. Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif dengan Status Gizi pada Anak Usia 12-59 Bulan di Puskesmas Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. J KESMAS. 2022;11(5):90–5.
Hamid, N.A., Hadju, V., Dachlan, D.M., Jafar, N., & Battung SM. HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BADUTA USIA 6-24 BULAN DI DESA TIMBUSENG KABUPATEN GOWA. J Indones Community Nutr [Internet]. 2020; Available from: https://www.semanticscholar.org/paper/HUBUNGAN-PEMBERIAN-ASI-EKSKLUSIF-DENGAN-STATUS-GIZI-Hamid-Hadju/e40f86ad3aee84ac1525f0ffc4e5061306c53e64
Carolin BT, Saputri AR, Silawati V. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Balita (12-59 Bulan) Di Puskesmas Sukadiri Kabupaten Tangerang Tahun 2018. J Ilmu dan Budaya. 2020;41(66):7835–46.
Pusdatin. Menyusui Sebagai Dasar Kehidupan. Kemenkes RI; 2019.
Article metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Madu : Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Publisher : Program Studi D-IV Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo



