Pelatihan Evakuasi Bencana Longsor dan Pertolongan Pertama di Desa Ulapato B

 Arifin Umar, Pipin Yunus

Abstract


Longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di daerah pegunungan, khususnya saat musim hujan. Tanah longsor dapat didefinisikan sebagai pergerakan massa batuan atau tanah yang disebabkan oleh pengaruh gaya gravitasi atau terganggunya keseimbangan gaya pada suatu lereng. Tujuan untuk mengetahui pengetahuan evakuasi dan keterampilan pertolongan pertama karang taruna di desa ulapoato B. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. pengetahuan masyarakat setelah diberikan pelatihan evakuasi dan pertolongan pertama bencana tanah longsor didapatkan yang berpengetahuan berpengetahuan cukup 9 orang (29%), berpengetahuan baik 22 orang (71%). Pentingnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dan evakuasi bencana masih perlu ditingkatkan.

Keywords


evakuasi bencana; longsor; pertolongan pertama;

Full Text:

PDF

References


Aryono, B. (2016). Kegawatan dan Manajemen Keperawatan. Jakarta: EGC.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Panduan Penanggulangan Bencana dan Evakuasi di Indonesia. Jakarta: BNPB, 2020.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Panduan Penanggulangan Bencana dan Prosedur Evakuasi. Jakarta: BNPB, 2021.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2020). Panduan Umum Evakuasi untuk Masyarakat. Jakarta: BNPB.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Kesehatan Mental dalam Penanggulangan Bencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Prosedur Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan. Jakarta: Depkes RI, 2020.

Diliawan, Rahmadi dan Lia Agustina. (2021). “Penanaman Vegetasi Upaya Mitigasi Daerah

Rawan Longsor Kabupaten Sumedang,” Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Dicky, k. r. (2019). penerapan sistem pertolongan kecelakaan dan evakuasi awak kapal beserta penyelamatan kapal di laut pada kn. sar sadewa 231 milik badan sar nasional semarang. karya tulis. 2019. bab 2 tinjauan pustaka 2.1. Definisi Umum.

Hakim zulkarnain dkk pelatihan kesiapsiagaan bencana tanah longsor dan bls untuk meningkatkan pengetahuan relawan „destana‟ di ngebel ponorogo.”

Hidayat, A. (2021). Edukasi Masyarakat dalam Penanganan Bencana. Jurnal Penanggulangan Bencana, 10(2), 123-130.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Panduan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Maiyudi, Riko, Yoszi Mingsi Anaperta, Facrul Rozi Ramadhan, Tri Gamela Saldy, Harizona Aulia Rahman, and Rizto Salia Zakri. 2019. PKM Pelatihan Mitigasi Bencana Alam Bagi Siswa SMAN 3 Solok. Vol. 4.

Pendidikan, Pusat, Dan Pelatihan, and Penanggulangan Bencana. 2023. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pusat Pengendalian Operasi Bencana (Pusdalops). (2021). Panduan Kolaborasi dalam

Penanggulangan Bencana. Jakarta: BNPB. Roslaeni, Rini. 2022. “Pelatihan Mitigasi Bencana Longsor Dan Bantuan Hidup Dasar Bagi SiswaSiswi SMAN 1 Lembang Kab. Bandung Barat.” Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma 3(2). Doi:10.26874/jakw.v3i2.224.

Smith, K. (2013). Environmental Hazards: Assessing Risk and Reducing Disaster. Routledge.

Sugianto, H. (2017). Teori dan Praktik Pertolongan Pertama. Jakarta: Salemba Medika.

Tazqiyatus Sudia, Biyan. 2021. “Aplikasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap

Pengontrolan Marah Dengan Pasien Gangguan Jiwa Resiko Perilaku Kekerasan Di Wilayah Desa Maleber Kabupaten Cianjur.” Jurnal Lentera 4(1):1–5. Doi: 10.37150/jl.v4i1.1381.Thygerson. (2011). Pertolongan Pertama Edisi Kelima. Alih bahasa: Huriwati Hartanto. Jakarta: Erlangga.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2019). Disaster Risk Reduction and Evacuation Planning: A Guide for Local Governments. New York: UNDRR.

WHO. Guidelines for Emergency Evacuation. Geneva: World Health Organization, 2018.

Zulfa, V. A. ,. Widyasamratri, H. ,. &. Kautsary, J. (2022). Mitigasi Bencana Berdasarkan Tingkat Risiko Bencana Tanah Longsor. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 154-169. 2022. “mitigasi bencana berdasarkan tingkat risiko tanah longsor”.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/mohuyula.3.2.65-70.2024

Article metrics

Abstract views : 279 | views : 295

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Arifin Umar, Pipin Yunus

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Published Journal : Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Addres Office : Jl. Prof. Mansoer Pateda, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 96181