Pemanfaatan Tongkol Jagung Menjadi Briket Untuk Meningkatkan UMKM Masyarakat Desa Tutulo

 Putri Nur Rizki Patahila Lahabu, Ayu Cahya Awaliyah Adam, Sintiyawati Ladiku

Abstract


Peningkatan penggunaan bahan bakar fosil berdampak pada berkurangnya cadangan dan meningkatnya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan yaitu briket dengan memanfaatkan limbah tongkol jagung yang tidak dimanfaatkan optimal oleh masyarakat sebelumnya. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengkaji potensi tongkol jagung sebagai bahan baku briket, memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam memproduksi briket, dan mendorong pembentukan UMKM berbasis briket untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di desa Tutulo. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat Desa Tutulo secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang melibatkan masyarakat setempat, terutama pelaku UMKM, program ini berhasil memberikan keterampilan baru dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk bernilai jual, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan alat cetak dan waktu pengeringan yang dipengaruhi cuaca. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat dengan keterampilan baru dan membuka peluang usaha briket berbasis limbah tongkol jagung.

Keywords


Briket; Tongkol Jagung; UMKM

Full Text:

PDF

References


Frida, E., Darnianti, D., & Pandia, J. (2019). PREPARASI DAN KARAKTERISASI BIOMASSA KULIT PINANG DAN TEMPURUNG KELAPA MENJADI BRIKET DENGAN MENGGUNAKAN TEPUNG TAPIOKA SEBAGAI PEREKAT. JUITECH (Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality), 3(2), 2. https://doi.org/10.36764/ju.v3i2.252

Kalsum, U. (2016). Pembuatan Briket Arang Dari Campuran Limbah. Distilasi, 1(1), 43. Kapita, H., Idrus, S., & Fanumbi, F. (2021). Pemanfaatan Limbah Biomassa Kelapa Dan Tongkol Jagung Untuk Pembuatan Briket. Jurnal Teknik SILITEK, 1(01), 11. https://doi.org/10.51135/jts.v1i01.2

Mu’jizat, P., Dunggio, S., Sakir, S., & Zohrahayaty, Z. (2023). Pengembangan Usaha Briket Dari Tongkol Jagung Di Desa Butu Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bonebolango Provinsi Gorontalo. Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 16. https://doi.org/10.59713/ejppm.v1i1.662

Muzi, I., & Mulasari, S. A. (2015). Perbedaan Konsentrasi Perekat Antara Briket Bioarang Tandan Kosong Sawit Dengan Briket Bioarang Tempurung Kelapa Terhadap Waktu Lama Membara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 2. https://doi.org/10.47317/jkm.v8i1.277

Nuwa, N., & Prihanika, P. (2018). Tepung Tapioka Sebagai Perekat Dalam Pembuatan Arang Briket. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 35. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v3i1.26.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/mohuyula.2.1.20-26.2023

Article metrics

Abstract views : 195 | views : 157

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Putri Nur Rizki Patahila Lahabu, Ayu Cahya Awaliyah Adam, Sintiyawati Ladiku

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Published Journal : Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Addres Office : Jl. Prof. Mansoer Pateda, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. 96181