Pengembangan Kurikulum Interprofesional Education (IPE) untuk Pendidikan Sarjana dan Profesi Keperawatan

Sofiyah Tri Indrianingsih

Abstract


Latar Belakang: Dewasa ini pembelajaran Interprofessional education menjadi sangat penting dan bisa dikatakan sebagai syarat untuk terlaksananya praktik kolaborasi antar disiplin ilmu yang optimal. Guna memperoleh outcome yang maksimal dari proses pembelajaran IPE ini, maka setiap institusi penyelenggara pendidikan bertanggungjawab membentuk strategi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sarjana maupun profesi keperawatan.

Metode: Dalam proses penyusunan makalah ilmiah ini, metode yang digunakan adalah literature review serta penyusunan pengalaman pribadi dari penulis sendiri selama bekerja di institusi pendidikan keperawatan. Pencarian literature dilakukan oleh penulis melalui beberapa databased elektronik seperti MEDLINE, Pubmed, google scholar serta textbook

Pembahasan: Kuliah klasikal, kuliah tutorial dan praktik klinis-lapangan menjadi metode yang digunakan di dalam pembelajaran di institusi yang mengembangkan Interprofessional Education (IPE) ini.

Kesimpulan : Program pembelajaran IPE membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yaitu kolaborasi dan saling menghargai yang harus ada di setiap tenaga kesehatan yang dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan


Keywords


Interprofessional Education (IPE); sarjana keperawatan; profesi keperawatan

Full Text:

PDF

References


Anderson, E. S. (2016). Evaluating interprofessional education: An important step to improving practice and influencing policy. Journal of Taibah University Medical Sciences, 11(6), 571–12

https://doi.org/10.1016/j.jtumed.2016.08.012

Brandt, B. F. (2015). Interprofessional Education and Collaborative Practice: Welcome to the "new" Forty-Year Old Field, (March), 9–17. Retrieved from http://www.naahp.org/Portals/2/OtherImages/TheAdvisor/Articles/35-1-02.pdf

Buring, S. M., Bhushan, A., Broeseker, A., Conway, S., Duncan-hewitt, W., Hansen, L., & Westberg, S. (2009). Ingresantes hasta 2015-2 (PU), 73(4). https://doi.org/10.5688/aj730459

Mann, K. V. (2011). Interprofessional Education : How Can We Understand It to Improve Our Practice ?, (1967).

Nicol, P. (2013). Interprofessional Education for Health Professionals in Western Australia : Perspectives and Activity. Retrieved from http://www.health.wa.gov.au/wactn/docs/IPE_for_Health_Professionals_in_WA.PDF

Speakman, E., Tagliareni, E., Sherburne, A., & Sicks, S. (2015). Guide to effective interprofessional education experiences in nursing education. National League for Nursing, 1–59. Retrieved from http://www.nln.org/search?query=ipe toolkit

World Health Organization. (2010). Framework for Action on Interprofessional Education & Collaborative Practice. Practice, 1–63. https://doi.org/10.1111/j.1741-1130.2007.00144.x

Yusuf, S. (2015). Pengembangan Model Interprofessional Education di FIK UIN Alauddin Makassar. Pengembangan Model Interprofessional Education Di FIK UIN Alauddin Makassar.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/zijk.v11i2.2938

Article metrics

Abstract views : 626 | views : 356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
 Publisher:

Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo  Jl. Prof Mansoer Pateda Ds Pentadio Timur Kec. Telaga Biru Kab. Gorontalo