PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (Studi Kasus Desa Tingkohubu Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abu Huraerah. (2008). Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat Model dan Strategi Pembangunan Berbasis Kerakyatan. Bandung: Humaniora
Adisasmita, Rahardjo. (2006). Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ariesto Hadi Sutopo dan Adrianus Arief. (2010). Terampil Mengolah Data Kualitatif. Penerbit Prenada Media Group: Jakarta
Astuti, Dwiningrum, Siti, Irene. (2011). Desentralisasi Dan Partisipasi Masyrakat Dalam Membayar Pendidikan, Perpustakaan Pelajaran, Yogyakarta
Baderan, U. S., & Napu, B. (2020). Peran bumdes dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di desa ayuhula kecamatan dungaliyo kabupaten gorontalo. JSAP: Journal Syariah and Accounting Public, 3(2), 66-72.
Baron, P., and Madden, D. (2004). Violence and Conflict Resolution in Non-Conflict Regions: The Baron,
Deky Aji Suseno. (2016). AnalisisPerencanaan Pembangunan Desa Berbasis Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jurnal
Harun, I., Baderan, U. S., & Paramata, S. H. (2019). Peranan Kelembagaan POSDAYA dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Desa Tolite Jaya Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara. JSAP: Journal Syariah and Accounting Public, 2(2), 95-102.
Imbran, H., Baderan, U. S., & Lihawa, M. (2020). Strategi Program Pembangunan dalam Pengentasan Kemiskinan di Desa Karyamukti Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. JPPE: Jurnal Perencanaan & Pengembangan Ekonomi, 3(2), 93-114.
I Nyoman Sumaryadi. (2010). Efektifitas Implementasi Otonomi Daerah. Jakarta: Citra Utama
Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 050-187/Kep/Bangda/2007 tentang Pedoman Penilaian dan Evaluasi Pelaksanaan Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Jakarta: Departemen Dalam Negeri.
Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 050-188/Kep/Bangda/2007 tentang Pedoman Penilaian Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah/RPJMD). Jakarta: Departemen Dalam Negeri.
LGSP. (2017). Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah bagi Eksekutif, Legislatif dan Organisasi Masyarakat Sipil, Bahan Pelatihan dan Pendampingan Bag. 1 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Seri Perencanaan Partisipatif. Jakarta: USAID.
Machmud, J., Baderan, U. S., & Lasena, I. L. (2019). Analisis Potensi Ekonomi Kota Gorontalo dengan Pendekatan Model Basis Ekonomi. JPPE: Jurnal Perencanaan & Pengembangan Ekonomi, 2(1), 63-74.
Masta’ana. (2015). Implementasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sawahan Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Jurnal
Peraturan Pemerintah No. 58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Sako, U., & Piu, A. R. K. (2024). Perencanaan Skenario dalam Pengembangan Wisata Benteng Otanaha di Kota Gorontalo. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 4(2), 1273-1289.
Sri Mulya Lestari dan Yayuk Eko Wahyuningsih. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Sumpeno, W. (2014). Perencanaan Desa Terpadu; Panduan Perencanaan Berbasis Masyarakat. Jakarta: CRS Indonesia.
Sutopo dan Dwi Tiyanto. (2014). Pentingnya RPJM Desa Dalam Memperlancar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jurnal
_________. (2013). Peranan Pragmatik Dalam Penyusunan RPJP Daerah, Desertasi, Pasca Sarjana UNS.
Undang-Undang No. 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).
Article metrics
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats © All rights reserved 2018, Akademika











