Mitigation of Coal Mining Dust Impact: A Focus on Aceh Province’s Environmental Policy

 Desi Marlizar, Yunita Yunita

Abstract


This study aims to examine the strategies implemented by the Environment Agency in addressing the impacts of dust on the environment, which is prompted by the presence of coal mining companies in West Aceh, with a case study in Gampong Peunaga Cut Ujong. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation, involving the community and relevant parties. The results of the study indicate that the strategies undertaken include environmental management, supervision of mining companies, implementation of technology, resources used by the agency, as well as SOPs and authorities that are the focus in the management and control by the Environment Agency. The strategies encompass four main aspects: organizational strategy, program strategy, resource support strategy, and institutional strategy. In the organizational strategy, the office has conducted impact identification, received public complaints, and performed periodic evaluations based on the AMDAL documents, but its implementation still requires improved consistency. Program strategies such as air quality monitoring, implementation of dust control technologies, and greening efforts are underway, but their results have not been entirely effective due to limited area coverage. Supporting strategies still face challenges related to resource limitations in manpower and technology at the regional/district level. Meanwhile, institutional strategies leverage existing regulations and SOP, but their implementation has not been fully optimized in the field.


Keywords


Strategy; Environmental Management; Coal Mining

Full Text:

PDF

References


Alfian Akbar (2024). Warga Keluhkan Debu Batubara Masuk Kerumah, Diduga Milik PT Mifa Bersaudara. Diakses pada 2 Oktober 2024 dari https://linear.co.id/warga- keluhkan-debu-batubara-masuk-kerumah-diduga-milik-pt-mifa-bersaudara

Bargawa, W. S. (2014). Kajian lingkungan hidup strategis sektor pertambangan.Prosiding Seminar Nasional Kebumian IX Tahun, Vol 10, 4–5. http://eprints.upnyk.ac.id/13070/

Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Aceh. (2019). Potensi Sektor Mineral, Batubara, Energi Air, Panas Bumi Dan Migas Di Provinsi Aceh.

Fachlevi, T. A., Putri, E. I. K., & Simanjuntak, S. M. H. (2016). Dampak Dan Evaluasi Kebijakan Pertambangan Batubara Di Kecamatan Mereubo. Risalah Kebijakan Pertanian Dan Lingkungan: Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian Dan Lingkungan, 2(2), 170. https://doi.org/10.20957/jkebijakan.v2i2.10989

Harjanti T (2016). “Collaborative governancedalam Penanganan Pencemaran DaerahAliran. Universitas Sebelas Maret.

Hasan, S., Syaifullah, Rukaiyah, Sihombing, N. S., Laan, R., & Awalia, S. (2021). Manajemen Strategi. 1–146.

Iftina Athifah, & Adil Mubarak. (2024). Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pengendalian Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan Emas Di Kabupaten Merangin. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1), 9. https://doi.org/10.53697/iso.v4i1.1778

Indrajaya, Shodaq, dan Virgiyanti (2022) Strategi Pengelolaan Lingkungan Pada Lokasi Tambang Rakyat Di Kelurahan Petuk Barunai Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Jurnal Teknika, Vol. 6, No. 1, Oktober 2022, hal. 56-65. Universitas Palangka Raya

Irawan, Sidik, H., & Tala’ohu. (2013). Reklamasi Lahan Pasca Penambangan Batubara. Konservasi Tanah dan Air dan Agroklimat. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat.

Isran. (2023). Peran dinas lingkungan hidup dalam upaya penanggulangan kerusakan lingkungan hidup akibat pertambangan bijih nikel perspektif fikih siyasah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

J.Salusu. (1996). Pengambilan Keputusan Stratejik. In PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta (p. 536).

Kotler, P dan Armstrong, G. (2019). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12. Jilid 1. Terjemahan Bob Sabran. Jakarta Erlangga.

Kumar, S., & Pandey, A. K. (2013). Chemistry and Biological Activities of Flavonoids: An Overview Shashank. TheScientificWorldJournal, 2013, 162750. http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=3891543&to ol=pmcentrez&rendertype=abstract

Listiyani, N. (2017). Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan Hidup Di Kalimantan Selatan Dan Implikasinya Bagi Hak-Hak Warga Negara. Al’Adl, IX Nomor 1(April), 67–86.

Luse, F. A. (2017). Strategi Kantor Lingkungan Hidup dalam Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan. In Jurnal Akuntansi (Vol. 11). Universitas Lampung.

Moleong, J. L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nur, A. P., & Mufidah, M. (2023). Strategi Dalam Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal SIKAP (Solusi Ilmiah 09(April), 32–38. https://ejournal.unwmataram.ac.id/sikap/article/view/1951

Novriansyah, M. F., Mukhlis, M., Budiono, P., Ni, &, & Poniasih, K. (2021). Kolaborasi Pemerintah Gampong dengan Perusahaan Tapioka Dalam Mencegah Pencemaran Lingkungan Hasil Pengelolaan Singkong Collaboration of Gampong Government with Tapioca Companies in Preventing Environmental Pollution of Management Cassava. Ilmu Komunikasi (JIPIKOM), 3(2), 81–91. http://jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jipikom

Razi, M. F. (2021). Dampak Aktivitas Pertambangan Batubara Terhadap Lingkungan dan Masyarakat Kalimantan Timur. Ilmu Pengetahuan Sosial.

Rissamasu, F., Darma, R., & Tuwo, A. (2017.Pengelolaan Penambangan bahan Galian Golongan C di Kabupaten Merauke. Ejournal Pascasarjana Universitas Hasanuddin, 47-60.

Salim HS. (2018). Hukum Pertambangan di Indonesia, PT Raja Grafindo Persada, Mataram,

Salusu, J. (2006). Pengambilan Keputusan Strategik Untuk Organisasi Publik dan Organisasi Non-Profit. Grasindo.

Soemarwoto, O. (2009). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gadjah Mada University Press.

Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.

Supramono, G. (2012). Hukum Pertambangan Mineral dan Batu Bara di Indonesia. Rineka Cipta.

Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat 1. (1945).

Undang-Undang Nomor 32. (2004). Tentang Pemerintah Daerah. Undang- Undang Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 32. (2009). Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang- Undang Republik Indonesia.Undang-Undang Nomor 4. (2009). Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Undang- Undang Republik Indonesia. https://doi.org/10.24815/sklj.v2i3.11648

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 142. (2015). Tentang Kawasan Industri

Qanun Aceh Nomor 15. (2017). Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 15 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Dan Batubara. Gubernur Aceh


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/pjia.14.2.%25p.2025

Article metrics

Abstract views : 282 | views : 219

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Publik (Jurnal Ilmu Administrasi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics View Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Stats
 
Creative Commons License

Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.