PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA BENDUNG AIR TIMUR

Efnika Septia, Pebriyenni Pebriyenni

Abstract


This article aims to find out how the level of public participation in the decision-making process in the Bendung Air Timur village development program. The method used is a descriptive method. 60 respondents were taken randomly as many as 238 households in the East Air Dam village. Data collection uses questionnaires / questionnaires and is assisted by interview techniques. The analysis technique used is descriptive analysis (frequency distribution analysis and percentage). The results of the study show: (1) In terms of the indicators used, most of the respondents had never participated in the decision-making process of development programs in the village/village; (2) In terms of the indicators used, most of the respondents had never participated in the implementation of development programs in the villages / villages. Based on the results of the research conclusions: (1) Public participation in the East Air Dam village in the decision making process for village/village development programs is generally low; (2) Public participation in the East Air Dam Village / Village in the process of implementing / implementing development programs, generally villages / villages are low

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan dalam program pembangunan desa Bendung Air timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Responden sebanyak 60 kepala keluarga diambil secara acak (random) sebanyak 238 rumah tangga didesa Bendung Air Timur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner / kuesioner dan dibantu dengan teknik wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif (analisis distribusi frekuensi dan persentase). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Dari segi indikator yang digunakan ternyata sebagian besar responden belum pernah berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan program pembangunan di desa / desa; (2) Dari segi indikator yang digunakan ternyata sebagian besar responden belum pernah berpartisipasi dalam pelaksanaan program pembangunan di pedesaan / desa. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian: (1) Partisipasi publik desa Bendung Air Timur dalam proses pengambilan keputusan untuk program pembangunan desa / desa umumnya rendah; (2) Partisipasi publik Desa / Desa Bendung Air Timur dalam proses pelaksanaan / pelaksanaan program pembangunan, umumnya desa / desa rendah.

Keywords


community; participation; rural development; Masyarakat; partisipasi; pembangunan pedesaan

Full Text:

PDF

References


Akbar, M. F., Suprapto, S., & Surati, S. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan di Desa Jatimulya Kabupaten Boalemo. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 6(2), 135-142.

Arikunto, Suharsimi. (2000) Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi VI, Jakarta : PT Rineka Cipta, 2006.

Kartasamit, Ginanjar, (2006). Pembangunan Untuk Rakyat. Jakarta: PT. Pustaka.

Gani, F. S. (2015). Tahapan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Di Desa Dungaliyo Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 5(1), 9-19.

Melis, Abd. Azil Muthalib, Apado. (2016). Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan. Jurnal Ekonomi, 1(1), 2503-1937.

Teraik Kogoya, Benu Olfie, Olly Esry Laoh. (2015). Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Kabupaten Lanny Jaya-Papua. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15 (2).

Peraturan Desa Bendung Air Timur Nomor. 01 Tahun 2016. Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa.


DOI: http://dx.doi.org/10.31314/pjia.7.2.129-135.2018

Article metrics

Abstract views : 117 | views : 103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics View Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Stats
 
Creative Commons License

Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.